Dalam Tanda Kurung

Selasa, 21 Juli 2020

Gelap Gulita di Rabu Pagi

Di luar masih pagi, tapi gelap gulita ada di kepalamu.
Tidak ada yang bersinar, kecuali mata lelaki yang serupa rembulan.
Kerinduan adalah musim salju yang dingin.
Dan kita adalah kebekuan yang lain.
Diposting oleh Christine Ayu di 15.55
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Christine Ayu
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2020 (1)
    • ▼  Juli (1)
      • Gelap Gulita di Rabu Pagi
  • ►  2018 (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (8)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (22)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2014 (11)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (6)

Label

  • Cerpen
  • Jurnal
  • Kisah Tuan dan Puan
  • Opini
  • Sajak
  • Solilokui

My Older Blog

  • Agen Dandelion
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.