Kamis, 09 Februari 2017

QUAND PLUIE BAS*

Di luar akan tetap hujan.
Meski kau tertawa maupun menangis hari ini.
Akan sama saja.
Dalam almari memorimu, setumpuk hari Sabtu lupa untuk kau seterika.
Sudah lama tak kau kenakan.
Mari membuat kopi susu, yang ampasnya serupa debu-debu yang menggigil.
Mungkin kita bisa bercakap, bisa tentang atap rumah yang bising,
atau percakapan yang asing.

Pasuruan, 09 Januari 2016
Sewaktu hujan turun – terus-menerus

*ketika hujan turun dalam Bahasa Perancis

Rabu, 08 Februari 2017

PASAR DAN APA-APA YANG DI KEPALAMU

TANAH LEMBAB
Air yang kau injak itu melamun di atas tanah semalaman, enggan beranjak.
Juga duri-duri ikan terunduk di muara tikungan, memasrahkan diri.
Pagi basah, kau tak bertanya mengapa dan pagi tak bertanya jua.
Tanah lembab menjemput maut, beribu orang saling berbebut.
            ; pagi telah dimulai.              


PASAR KARANG MENJANGAN DI WAKTU PAGI
Kutemui kau di Pasar Karang Menjangan di waktu pagi, tatkala lanskap ikan tenggiri memburu.
Buru-buru kutahan ingatan perihal sunyi yang lebat di ujung-ujung teriakan.
Semakin apek desakan orang, semakin mewangi.
Lalu sayur-mayur menjelma ahli tafsir. Menerka-nerka pandangan yang abu-abu.
Dan mereka buatku candu.
Daging-daging ayam memandang ke arah langit, melihat arwahnya sendiri melambai.
Lalu diriku menjelma kerikil yang kau injak, merapal langkah demi langkah.
Terhenti di kelokan, tertinggal di selokan.


KANGKUNG
Kangkung menggeliat di meja cokelat kepunyaannya. Melontarkan sumpah serapah.
Mereka tak mendengarnya.
Kangkung menggedor-gedor meja cokelat kepunyaannya. Membenturkan kepalanya berkali-kali.
Mereka tak mendengarnya.
Aku ingin bersiasat pergi menuju ladang di sana, ucapnya sambil terisak.
Kangkung meringkuk pasrah di kantong plastik kepunyannya. Menyandarkan badannya yang gemetar.
Pada akhirnya ia mendoakan takdir, supaya tak melarakan.
Pada akhirnya ia mendoakan diri, supaya digoreng tak menyakitkan.


PEDAGANG GORENGAN
Gorengan buk, gorengan
Katanya sambil memasak kepalanya sendiri


YANG BISA TERJADI DI SEBUAH PASAR
Ada yang bisa terjadi di sebuah pasar.
Kau lihat bayanganmu pada sebuah brokoli, terkelupas dan begitu-begitu juga.
Kau menatap nanar kucing yang memanggilmu meong, kau mengendus.
Atau matahari turun dari langit dan ikut menjual cahanya.
Atau mungkin bangkai ikan menyulap diri menjadi timbangan beras.
Atau….