A
Buat Mas Wahyu yang berada di dalam bus Yogyakarta-Pasuruan
Buat Mas Wahyu yang berada di dalam bus Yogyakarta-Pasuruan
Semacam pemantik api yang tiba-tiba memercik, pahatan matamu jua
berbalik menatapku
; berbicara
hangat
Pertembungan gelisah mengendap, menunggu ‘tuk diretaskan kemudian
Ada hari-hari bisu, ada hari-hari tuli
Namun cintamu senantiasa tahu cara menerobos segala hujan
Dan kita adalah mantel yang merangkul saling menguatkan
Jangan khawatir sayang,
Selama Juni kita masih sama, tidak ada yang berpisah
Pasuruan, 14 Oktober 2015
Boleh dong Diana dibuatkan satu tulisan manis..
BalasHapusboleh dong sini sini
BalasHapus